“Jumat Barokah” Deputy Organisasi FPII Aksi Sosial Kemasyarakat Terhadap Warga Terlantar di Desa Sidajaya

Spread the love

Subang, Jabar (minangpos.net) – Viralnya berita di beberapa Media Online dan Cetak Terkait adanya Masyarakat Kampung Sumur Jaya Desa Sidajaya Kabupaten Subang yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan pemerintah.

 

Melihat masyarakat Kampung Sumur Jaya diantaranya Bapak Rasmin, Bu Sameh, Bapak Sauri (Karsih), mereka sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan kita ditambah beberapa lama ini mereka tidak pernah lagi mendapatkan bantuan sosial baik dana tunai maupun sembako.

 

Alhasil dari pemberitaan yang Viral yang di tayangkan Media Partner Forum Pers Independent Indonesia (FPII) di 28 Agustus 2021, Pemerintahan setempat dan tokoh masyarakat setempat  terketuk hatinya dan langsung merespon, dimana Bapak Sauri (Karsih) sudah mendapatkan sedikit bantuan dan Rumah tempat tinggalnya pun sedang dalam proses pembangunan, Jumat (3/9/21).

 

Di kesempatan ini, Forum Pers Independent Indonesia (FPII) melalui Deputy Organisasi Presidium melakukan aksi nyata sosial kemasyarakatan berbagi antar sesama kepada mereka yang membutuhkan khususnya di Kampung Sumur Jaya Desa Sidajaya.

 

Tepatnya di Jumat Barokah ini (3/9/21) Ketua Deputy Organisasi FPII Noven Saputera bersama team awak media dari Jakarta menyambangi Warga Sumur Jaya untuk menyalurkan bantuan berupa sembako.

 

Noven Saputera mengatakan Kami Jurnalis Independent yang tidak memiliki penghasilan tetap , Namun kami terpanggil untuk berbagi kepada orang yang lebih membutuhkan, adapun Sembako yang kami berikan berupa Beras,Minyak Goreng, Indomie, Sarden, Garam, Telur, Biskuit (3 Macam), Susu, Gula, Saos, Kecap, Teh dan Sirup serta Piring.

 

Semoga apa yang kita lakukan menjadi contoh bagi orang lain, peduli dan berbagi antar sesama yang lebih membutuhkan. “Kalau bukan kita siapa lagi”.

 

Lanjutnya, Mari kita saling membantu kepada yang membutuhkan dengan hati, bukan karena kepentingan, bukan karena pencitraan terlebih jangan mengatasnamakan masyarakat jika masih ada masyarakat yang terlantar.

Sumber : Presidium FPII




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *