Masih Banyak Warga Desa Sidajaya Yang Belum Tersentuh Pemerintahan Kabupaten Subang

Spread the love

Subang, Jabar (MinangPos.net) – Saat Awak Media melakukan Bakti Sosial Kemasyarakatan di Jumat Barokah (3/9/21), ternyata masih banyak yang warga Kampung Sumurjaya Desa Sidajaya yang membutuhkan perhatian dan bantuan khususnya dari pemerintahan setempat, namun mereka tidak berdaya dan tidak bisa berbicara apa-apa hanya berserah dan pasrah.

 

Salah satunya Ibu Karniti Seorang janda Tua (60) , dimana ibu Karniti ini harus mengurusi dua cucu laki-laki Kisaran umur 7 Tahun yang sudah putus sekolah dan cucunya pun seorang pemulung sekedar mencari makan.

 

Tak lama kemudian kami melihat Bapak Ardi (70) warga setempat juga di Desa Sidajaya RT 01/01, yang dimana mereka juga membutuhkan bantuan dan uluran tangan pemerintah.

 

Melihatnya kedua Warga Sidajaya itu sangatlah miris dan saat berbicarapun tak sanggup menahan air mata.

 

Ibu Karniti Mengatakan kepada awak media bahwa beliau ingin di tengok oleh pemerintah, jangan pilih kasih dan melihat saya sebelah mata, saya seorang janda yang sudah tua dan tidak bisa bekerja seperti biasanya.

 

“Saya sangat sedih melihat cucu saya sekedar mencari makan dan jajan seperti anak lainnya seusia dia harus mencari barang bekas, semacem plastik gelas aqua dan kardus bekas, dan pendapatan  hasil mulung sehari cucu cucu saya paling banyak 5 Ribu rupiah.” ucap Karniti.

 

Hari yang samapun  Bapak Ardi mengatakan Kepada awak media, saya sebagai kepala keluarga sudah tidak mampuh. Saya dulu  pernah mendapatkan bantuan Dua kali waktu Presidennya SBY, tapi sampai saat ini saya belum lagi  mendapat bantuan. Padahal saya melihat orang-orang yang sudah mapan  bahkan ada seorang guru tetangga saya mendapatkan bantuan saya liat sampe 6 kantong beras.

 

Saya hanya bisa jatuhkan air mata melihat orang-orang yang sudah mapan mendapatkan bantuan. Apakah orang seperti saya rakyat kecil ini tidak pantas mendapatkan bantuan dari pemerintah.

 

Hal senada Noven Saputera mengatakan Kami Jurnalis Independent meminta kepada pihak pemerintahan terkait khususnya pemerintahan setempat untuk bisa lebih peka dan melakukan pengawasan ke bawah agar apa yang menjadi program pemerintahan pusat terkait bantuan kepada Masyarakat dan Hak nya masyarakat dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.

 

Jangan karena kurangnya pengawasan, membuat cela oknum yang baik mengatasnamakan masyarakat maupun yang mempunyai wewenang menjadi kesewenangan dan endingnya masyarakat juga yang menjadi korban.

 

“Mari kita saling membantu kepada yang membutuhkan dengan hati, bukan karena kepentingan, bukan karena pencitraan terlebih jangan mengatasnamakan masyarakat jika masih ada masyarakat yang terlantar”.tutupnya.

 

Sumber : mediapurnapolri.net

Editor : Muhammad Arifin




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *