Direksi Rajawali PG 2 : Permasalahan Petani Didesa Sidajaya dan Oknum TNI Hanya Miss Komunikasi

Spread the love

Subang, Jabar (minangpos.net) – Perwakilan Direksi mengklarifikasi terkait Berita yang Viral terkait “Pembajakan di Kawal Oknum TNI, Petani Sumurjaya Desa Sidajaya Hanya Bisa Menangis” itu hanya suatu miss komunikasi.

 

Terkait permasalahan tersebut, Direksi Rajawali PG mengundang awak media dan perwakilan masyarakat Sumurjaya Desa Sidajaya Kabupaten Subang Jawa Barat di Rumah Makan Abah Cianjur Maningsal, Selasa (7/9/21).

 

Turut hadir, perwakilan direksi Bapak Wawan bersama Bapak Eko dan Heri dari PG Jati 7 Majalengka, perwakilan PG 2 Subang Bapak Rohadi dan Bapak Dede dan jajaran.

 

Dalam kesempatan ini Bapak Wawan Kabid SDM & Umum mengatakan bahwa selama ini Rajawali PG 2 Subang tidak mengetahui adanya sewa menyewa di lahan HGU PG Subang dengan petani seperti yg dituturkan oleh Bapak Watir yang mewakilkan Kelompok Tani “Sumber Jaya Tani” Sedangkan Keberadaan TNI AL di lokasi PG Subang merupakan pekerjaan Program Nasional Disbun yang diminta pihak Rajawali PG untuk menjaga dan mengamankan Aset Rajawali PG 2 Subang, bukan untuk menakuti atau mengintimidasi masyarakat.

 

“Dengan melihat Kwitansi pembayaran yang ditunjukkan oleh Bapak Watir sebagai bukti pembayaran sewa oleh petani, namun pada kenyataanya pembayaran tersebut diterima oleh oknum yang mengatasnamakan PG Rajawali 2 Subang,dalam hal ini bahwa Pihak Petani yang sebelumnya mengarap dan khususnya Rajawali PG 2 Subang adalah sebagai korban oknum yang mengatasnamakan Rajawali PG 2 Subang untuk kepentingan pribadi.

 

Lanjutnya, kami sangat senang dan terbuka untuk masyarakat terutama kepada kelompok Tani manapun untuk bersama” menyukseskan program kemitraan dengan tanam Tebu guna mendukung swasembada gula nasional, tentunya sesuai dengan prosedur yang ada.

 

“Semoga dengan pertemuan hari ini,merupakan silahturahmi antara Rajawali PG dan kelompok tani, untuk menuju kerjasama yg lebih baik kedepan. Aamiin.

 

Sumber : mediapurnapolri.net

Editor : Muhammad Arifin




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *