Kembali Aktif Beroperasi, Sejumlah Mal Kota Medan Perpanjang Jam Operasional

Kembali Aktif Beroperasi, Sejumlah Mal Kota Medan Perpanjang Jam Operasional

Spread the love

Minangpos.net, Medan – Mal di Kota Medan kembali beroperasi setelah sebelumnya tutup karena adanya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM. Berdasarkan kabar gembira tesebut pihak management Mall memperpanjang jam operasional hingga 21.00 WIB dari sebelumnya tutup pukul 20.00 WIB.

Perubahan jam operasional merujuk pada peraturan pemerintah yang pada hari ini dapat berjalan. Salah satu Mal yang telah memperpanjang jam operationalnya adalah Sun Plaza Medan dan Mal Center Point. Mal ini mulai beroperasi pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB. dan memberlakukan prokes yang ketat bagi pengunjung yang datang. Sementara Delipark Mal mulai beroperasi pukul 11.00-21.00 WIB.

Mal lainnya yakni Manhattan Times Square menyesuaikan jam operasional efektif mulai kemarin hingga 4 Oktober 2021 pukul 10.00-21.00 WIB Senin-Minggu dan hari libur nasional. Thamrin Plaza juga sudah efektif memperpanjang jam operasional hingga pukul 21.00 WIB sejak kemarin.

Namun berbeda dengan Lippo Plaza Medan yang jam operasionalnya hingga pukul 21.00 WIB hanya berlaku pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur. Sementara hari Senin-Jumat beroperasi pukul 11.00-20.00 WIB.

Perpanjangan Waktu Operasional Berdasarkan Aturan Pemerintah

Menurut keterangan Marketing Communication Manager Sun Plaza, Yokie mengatakan bahwa perpanjangan jam oprasional ini sesuai dengan peraturan pemerintah. Walaupun jam operasional di perpanjang, pengunjung wajib menunjukkan kartu vaksinasi sebagai syarat berkunjung.

“Tentu kami tetap menerapkan prokes dengan ketat. Kemudian Selain itu, sosialisasi PeduliLindungi untuk memasuki mal terus berjalan,” katanya, Kamis (23/9/2021).

Selain itu, pengunjung dan petugas Mal wajib menggunakan masker dobel saat melakukan aktivitas di dalam gedung. Dan bagi pengunjung yang suhu tubuhnya berada di bawah 37,5 derajat tidak boleh masuk ke dalam mal.

“Kapasitas mal juga terbatas hanya 50%. Sementara cafe dan restoran hanya boleh terisi 25%. Tentu kita berharap semua pengunjung disiplin menjalankan prokes,” kata Lenny.

Kampanye mengenai penanganan Covid-19 ini sudah gencar disosialisasikan kepada masyarakat. Bahkan kampanye ini sudah diserukan pengelola mall sebelum adanya kebijakan PPKM. Sejak beroperasi kembali pada 25 Agustus 2021 lalu, kunjungan ke mal di Medan masih jauh dari kondisi sebelum PPKM. Namun pengelola tetap menerapkan prokes secara ketat dan terus melakukan sosialisasi aplikasi PeduliLindungi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memasuki mal. .




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *